Tuesday, August 20, 2019

Contoh tahapan kegiatan penerapan Smart Rujukan adalah seperti daftar dan gambar berikut ini :

  1. Sosialisasi Lintas Sektor
  2. Penyiapan Anggaran dan Rencana Kerja
  3. Penyiapan Sarana Prasarana di Call Center, maupun Jejaring Fasyankes (Ambulan, Alkes, alat komunikasi, perangkat teknologi informasi dan komunikasi (ICT), dst)
  4. Penyiapan SDM Call Center *
  5. Penyiapan SDM Petugas Respon Emergency di Faskes / Tim Reakse Cepat PSC SPGDT *
  6. Penyusunan SOP (SOP Tugas Jaga, SOP Penggunaan Ambulans, SOP menerima telpon, SOP Penanganan Pasien, Algoritma/Triase/Skreening, matrix Evaluasi kasus dan kesiapan penanganan di fasyankes, dst)
  7. Penyiapan Data Dasar / Informasi Bed/Ruangan, Alkes, Dokter, Darah, Pembiayaan, dst.
  8. Penyiapan Payung hukum (perda, pergub, perbup/perwal, SK), Perjanjian Kerjasama/MoU Fasyankes, Standard dan indikator, Tim POKJA, Tim Pendamping *
  9. Orientasi dan Training Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Ketersediaan Ruangan dan Bed Rumah Sakit, sistem informasi rujukan umum/semua kasus (SMARTRUJUKAN)
  10. Training SDM (Penggunaan TIK, P3K, BTCLS, Drill Emergency, PPGDON, BEOLS, medical technical update, magang))
  11. Sosialisasi Lintas Sektor, Masyarakat, Fasyankes
  12. Disain Media komunikasi dan edukasi PSC SPGDT dan rujukan
  13. Peluncuran oleh VVIP
  14. Operasional Sehari-hari, Dashboard Realtime Informasi Ketersediaan Bed dan Jumlah Kasus Rujukan
  15. Laporan bulanan dan feedback ke faskes
  16. Pendampingan, Pemeliharaan Sistem, Upgrade System, Penyeliaan Fasilitatif, Monitoring Evaluasi (langsung dan tidak langsung)
  17. Laporan Pelaksanaan Tahunan dan evaluasi tahunan
  18. _* Mohon kontak kami agar kami dapat membantu mewujudkan sistem yang tepat untuk wilayah bapak/ibu.._