Tuesday, August 20, 2019

Tentang Smart Rujukan

SmartRujukan adalah sebuah solusi terbaru yang mudah dan sederhana namun efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah komunikasi rujukan dan pertukaran informasi terkait dengan rujukan pasien. SmartRujukan menjadi gerbang sistem informasi terpadu antara dinas kesehatan, rumah sakit, penunjang pelayanan, penunjang transportasi dan akomodasi, serta tenaga medis yang siap siaga, dengan masyarakat yang membutuhkan ketika terjadi kasus kegawatdaruratan, sehingga respon atas satu kasus bisa lebih maksimal dan cepat.

Histori Pengguna dan Perkembangan Sistem

  • SmartRujukan dikembangkan setelah melalui perjalanan panjang sejak Tahun 2012 berbekal pengalaman dan pelajaran selama pengembangan, impelementasi dan pendampingan di banyak tempat.
  • Tahun 2012 telah dikembangkan Sistem Informasi Rujukan SIJARIEMAS di Kabupaten Cirebon dan Bandung. Diskusi, kolaborasi, komiteman bersama antara dinas kesehatan, rumah sakit daerah dan puskesmas. Cirebon dengan RSUD Waled, 9 Puskesmas dan 1 Klinik, sementara di Bandung dengan RSUD Majalaya dan 8 puskesmas. Pikiran Rakyat, Kompas, Pikiran Rakyat dan Detik News.
  • Tahun 2013 Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama 2 Rumah Sakit Daerah, 3 Rumah Sakit Swasta, dan 10 Puskesmas mengadopsi sistem informasi rujukan dengan menambah inovasi mendirikan Call Center yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu.Ini adalah Call Center pertama yang didirikan untuk menjadi penguat implementasi sistem informasi rujukan. Sistem Informasi Rujukan beserta Call Center mulai beroperasi pada 10 Mei 2013 dan diresmikan oleh Bupati Bogor pada 2 Juli 2013. Pada 15 Maret 2015 Sistem ini ditambah lagi dengan inovasi untuk pendataan dan monitoring Ibu Hamil yang memiliki faktor Risiko Tingi dan untuk rujukan terencana / elektif dengan nama SIJARIBUNDA (metrotivi news) dan Berita Satu.
  • Tahun 2013, Pada Bulan Agustus, Kabupaten Karawang mengadopsi sistem yang persis dengan Kabupaten Bogor dengan implementasi langsung menyeluruh, melibatkan semua rumah sakit dan puskesmas. Bupati melalui Kepala Dinas Kesehatan langsung mengintruksikan agar 20 Rumah Sakit dan 50 Puskesmas di Kabupaten Karawang langsung terlibat dalam jejaring implementasi sistem. Sistem dan Call Center SPGDT 119 diluncurkan oleh Bupati Karawang pada 18 September 2013. Dalam waktu kurang dari 6 bulan, sistem ini sudah berfungsi optimal karena leadership dan komitemen dari stakeholder (karawang news).
  • Tahun 2014, Bulan Oktober, Kabupaten Indramayu meluncurkan SIIRMAAYU berbasis Android, namun sampai akhir 2014 penggunaan sangat sedikit karena kendala koneksi internet di daerah-daerah. Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Indramayu mengadopsi Sistem yang sama dengan di Karawang dengan Call Center 24/7 dan meibatkan semua fasilitas kesehatan. Pada 17 Juni 2015 Call Center Si Irma Ayu diluncurkan oleh Sekda Kabupaten Indramayu di Pendopo dan Menjadi SIBAYU pada 15 Desember 2016 (Pem.Prov.Jabar) dan Radar Cirebon.
  • Tahun 2015, Oktober 2015, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dengan dukungan dari Bupati memperluas penggunaan sistem informasi rujukan hanya wiayah timur dan hanya web based dan SMS based menjadi Call Center 24 Jam/7 hari dan beroperasi untuk semua puskesmas dan rumah sakit. Sistem baru ini dengan nama SICERIA. Jabar Express dan Fokus Jabar
  • Tahun 2015, November 2015, Dinas Kesehatan Kabupate Majalengka dengan dukungan Bupati melakukan adopsi sistem dengan nama Kring Kring Hallo Bidan.
  • Tahun 2015, November 2015, Dinas Keseatan Kabuaten Sukabumi dengan dukungan PLT Bupati mencanangkan pengembangan Sistem Rujukan Terpadu (SIRATU). Sistem di Luncurkan pada Bulan Maret 2016 di Pelabuhan Ratu oleh Bupati SUkabumi.
  • Tahun 2017, Periode Maret - Juni 2017, Pemkab Tasikmalaya menyiapkan sarana prasarana untuk mengembangan Sistem Rujukan dan Call Center dengan nama SIRESIK. Sistem SIRESIK dan Call Center 24/7 diluncurkan oleh Bupati pada 4 Agustus 2017 di Lapangan Lodaya, Cisayong, Tasikalaya. Pemkab Tasikmalaya, Ayotasik.
  • Tahun 2017, Periode Agustus - Oktober Kabupaten Cianjur menyiapkan pengembangan Sistem Informasi Rujukan dan Call Center dengan nama SIJAGOAN. Sistem SIJAGOAN diluncurkan oleh Wakil Bupati pada 22 November 2017. Pemkab Cianjur, Berita Cianjur.
  • Tahun 2017-2018, Kota Cimahi melakukan proses adopsi untuk sistem informasi rujukan dan call center, mencontoh model dari Karawang dan Sukabumi. http://sijariemas.cimahikota.go.id
  • Tahun 2017-2018, Redesign dan Upgrade Sistem Informasi Rujukan dengan Platform yang baru, alur kerja dan mekanisme baru, UI/UX baru sehingga lebih cepat, lebih ringan, lebih sederhana namun efektif dan efisien mencapai health outcome yang lebih baik.
  • Tahun 2018, Kabupaten Bogor, Kembali menambah inovasi dengan Dashboard SmartCity Informasi Ketersediaan Ruangan dan Tempat Tidur Rumah Sakit dan Sistem Rujukan Umum (Semua Kasus) dengan nama SIJURAGAN.
  • Bupati Tasikmalaya menyerahkan pemukul gong kepada Ketua Tim Penggerak PKK untuk meluncurkan SIRESIK di Lapangan Lodaya Cisayong Tasikmalaya. Credit Foto : Pemkab Tasikmalaya.

Modul

Saat ini SmartRujukan sudah mengembangkan versi pertama. Modul yang tersedia saat ini adalah :

  • Modul Dashboard ketersediaan tempat tidur Modul untuk menampilkan data ketersediaan tempat tidur dari semua rumah sakit. Data setiap rumah sakit berisi detail ketersediaan ruangan dan jumlah bed yang tersedia.
  • Modul Peta GIS Rumah Sakit Modul untuk menampilkan lokasi setiap fasilitas kesehatan yang sudah dientri ke sistem dan mengandung detail singkat ketersediaan tempat tidur faskes yang bersangkutan.
  • Modul Profil Modul untuk mengelola nama, alamat, kontak detail setiap faskes
  • Modul Detail Layanan kesehatan per rumah sakit Modul untuk mengelola layanan kesehatan yang dimiliki oleh rumah saki
  • Modul Rujukan (Fitur untuk Puskesmas, Dinas (Admin Provider), dan Rumah Sakit) Modul untuk mengirim dan menerima rujukan. Modul ini dapat dimanfaatkan oleh kelompok pengguna puskesmas, dinas kesehatan, dan rumah sakit
  • Modul Rujukan Balik (Fitur untuk Puskesmas, Dinas (Admin Provider), dan Rumah Sakit) Modul untuk memberikan feedback jawaban dari setiap rujukan yang masuk
  • Modul Sumberdaya rumah sakit (Fasilitas/alat kesehatan, ruangan/Bed, tenaga kesehatan/dokter, jadwal dokter) Modul yang berisi data ketersediaan alkes, ruangan, tenaga kesehatan, jadwal dokter.
  • Modul Dashboard Rujukan Wilayah Kabupaten Modul yang memberikan jumlah Data Rujukan, Data tempat tidur, data pasien, dan kecepatan respon se wilayah kabupaten. Modul ini terlihat ketika mengakses sistem informasi mengguakan akun admin atau provider / call center.
  • Modul Dashboard Rujukan Per Rumah Sakit Modul yang memberikan jumlah Data Rujukan, Data tempat tidur, data pasien, dan kecepatan respon se wilayah kabupaten. Modul ini terlihat ketika mengakses sistem informasi mengguakan akun rumah sakit.
  • Modul API untuk di integerasikan oleh Sistem Rumah Sakit Modul yang berguna bagi rumah sakit (IT/developer SIMRS) untuk mengntegrasikan data Ketersediaan Tempat Tidur di SIMRS dengan Sistem Informasi Rujukan dan Ketersediaan Tempat Tidur Kab. Bogor.
  • Modul Ambulan Tracking, modul ini berguna untuk memantau posisi ambulan yang diregistrasi ke sistem.
  • Modul Apps Android, modul ini untuk menggunakan SmartRujukan menggunakan perangkat smartphone.
  • Modul SMS Gateway, Modul ini untuk menggunakan SmartRujukan menggunakan SMS
  • Modul Instant Messanger, Modul ini utuk integrasi SmartRujukan dengan Instant Messenger dan chatting seperti Whastapp dan Telegram.
  • Bupati Tasikmalaya menginstruksikan penggunaan dan dukungan SIRESIK kepada semua pihak yang terkait. Kredit Foto : Fajar/Ayotasik
  • Mohon kontak kami agar kami dapat membantu mewujudkan sistem yang tepat untuk wilayah bapak/ibu.